sombong sekalleeee

Label:

Makassar, 8 Oktober 2010

Tadii, ppy mendengar teman-teman sedang membahas tentang apa yang mereka baca baru-baru ini di suatu Koran terbitan kota Makassar. Isinya katanya ada sebuah universitas di Makassar yang member pernyataan pada masyarakat bahwa mereka telah memiliki peralatan instrument canggih. Itu mah biasa. Tapi yang membuat kami warga SMAK tertawa geli adalah ketika ada pernyataan bahwa merekalah satu-satunya di wilayah Indonesia Timur yang memiliki beberapa alat tersebut. Waaahahahaha mereka semakin tertawa geli XD.

Tahukah kalian mengapa teman-temanku itu tertawa? Ini karena mereka membuat pernyataan yang kedengarannya angkuh namun cukup konyol. Mereka tak menyadari keberadaan kami! Kemudian teman-teman berkata “hanya itu yang mereka punya??!? Hanya itu???!!!?? Bagaimana dengan alat ‘ini’? apa mereka punya?? Baru segitu saja sudah sombong. Pake ngaku “satu-satunya segala lagi”!.

Ahahaha…
Lucu sekali teman-temanku ini..
Tampaknya mereka juga ingin mengatakan pada dunia “heeeeeeeyyy!!!! Liat kami doooooooongg!!!”
Come on guys, say that to other!


uranium scout camp event 2010

Label:


Makassar, 1 Oktober 2010

:-)
Mau nulis apa ya?
Hmmm..
Oke, ppy mau nulis tentang perkemahan kemarin..

Persiapan-persiapannya, ppy rasa tak begitu penting untuk ppy ceritakan. Tapi, bagi yang tak pernah ikut camping akan ppy kasih tau. Ya biassalah camping pasti bawa perlengkapan pribadi dan perlengkapan rumah tangga (sangga).

Rabu, 22 September 2010 pukul 9.00 pagi

Yaa waktunya memang agak sedikit diperkaret oleh anak SMAK. Yang jelas pada waktu itu kami personil sangga 15 putri khususnya kelas IV melakukan kegiatan wajib untuk sangga, yakni belanja. Pagi itu kami belanja di salah satu pasar tradisional favorit Makassar “PASAR TERONG”. Pasar ini memiliki banyak keunggulan misalnya harga bahan makanan seperti sayuran ataupun daging jauh lebih segar dan lebih murah di sana. Selain itu kendaraan pulang dan pergi tidak sulit kami dapatkan.
Dari kampus SMAK, kami berangkat menuju pasar Terong naik angkot turun di bawakaraeng. Sesampai di sana, anggota sangga 15 berpisah dengan anggota sangga lain. Kami menjelajahi pasar terong dari ujung ke ujung. Seru rasanya belanja bertiga. Ada tenri yang memegang catatan dan menghitung belanjaan, ada ilha yang membawa belanjaan dan mem-fix-kan barang belanjaan, serta saya sendiri (poppy) sebagai bendahara yang mengatur uang belanja dan menawar harga barang belanjaan. Kami pun membeli sayuran, telur, dan buah di sana. Lumayanlah 3 kantongan besar yang kami peroleh mulai dari terong di bawakaraeng dan berakhir di depan Al-Markaz.
Belanja di pasar aja gak cukup loh. Masih ada keperluan yang kami tidak peroleh di pasar. Bukan karena barangnya tidak ada. Tapi ppy merasa barang seperti itu apabila kami beli di supermarket maka ppy tidak perlu lama-lama menawar, lebih terpercaya, suasana belanja lebih tenang, dan sekalian bisa cuci mata ;) . Selain itu apabila kami membeli semuanya di pasar maka barang bawaan kami terlalu banyak. Lagipula apakah bahan spaghetti ada di pasar? *terlalu berbelit-belit#.
Oke, akhirnya kami selesai belanja. Ppy masih menyisihkan sebagian uang untuk keperluan di sana misalnya untuk membeli air minum dan keperluan mendadak.
Camp event, here we come….!

Kamis, 23 September 2010 pukul 8.00. pagi

Hari ini kami warga Smak akan berangkat menuju lokasi perkemahan.
Sebelum berangkat, kami mengatur barang di angkot yang mengantar kami ke sana. Setelah semuanya siap, akhirnya mobil kami berangkat. Tapi untungnya kali initenri,  ppy dan ilha nebeng di mobil pak hamzah sehingga kami tak perlu berdesak-desakan lagi (trima kasih paaak). Perjalanan Makassar-maros tepatnya pucak memakan waktu hampir 2 jam. Mana ujaan, becek, gak ada ojek. Ahahaha
Akhirnya kami tiba. Walau hujan nan becek, kami harus segera mengatur barang. Dan yang menjadi hal yang melelahkan karena barang yang telah diturunkan dari mobil harus diangkut ke kapling kami. Letak kapling dari mobil cukup jauh serta medannya yang ekstrim. Hal ini mengharuskan kami melepas sepatu dan mengangkat rok untuk mengantar barang. Barang yang kami angkut dari mobil ditandu melewati 3 petak sawah, turunan yang licin dan becek, serta sedikit tanjakan. Sialnya lagi ketika kami tiba, ketika itu pula tamu-ku datang. Terpaksa  barang kami yang banyak dan anggota sangga kami yang semuanya putri mengharuskan bendahara mengeluarkan uang yang telah ppy sisihkan untuk membayar jasa angkut barang. Jasa angkut barang? Ya, anak-anak di daerah di sana bersedia dibayar untuk membantu kami mengangkatkan barang hingga ke kapling.
Sesampai di sana anggota sangga yang lain mendirikan tenda. Setelah itu ppy mengatur barang-barang dapur di tenda dapur. Setelah selesai, kami kelas 4 mulai mengikuti lomba masakan nusantara. Kami memasak sup krim jagung. Tapi karena waktu yang mepet membuat kami memasak terburu-buru. Akhirnya KAMI TAK JADI JUARA L.
Setelah itu, kami menyiapkan makan malam. Dan berjelajah kea lam mimpi. Zzzz..

Jumat, 24 September 2010

Subuh itu ppy sudah terbangun oleh adzan yang dikumandangkan oleh Shiddiq Maming. Ppy sontak kaget terbangun ingin sholat subuh. Tapi ternyata ppy sadar bahwa ppy sedang tak bisa sholat. Akhirnya ppy hanya membangunkan anggota sangga yang lain. Sedangkan ppy yang kemudian dibantu oleh tenri dan ilha mulai menyiapkan sarapan. Kami membuat teh, (sengaja tak membuat susu karena kami tak tahu nantinya dimana kami harus membuang hajat). Setelah itu kami membuat nasi goreng, telur dadar dan kerupuk. Kami membuat nasi goreng dari nasi yang telah kami masak tadi malam. Ketika hidangannya telah siap, seketika itu si ochang adik sanggaku yang cepat lapar langsung melahap nasi goreng itu. Kemudian ppy tanya dengan tampang cemas takut tidak enak “bagaimana? Apa yang kurang?” dan Alhamdulillah tenri bilang “iiih kuraaang! Kurang banyak!hehe” dan  ochang  menjawab “enak kak!”. Makasiiiih sayaaang..
Ooops ternyata nasinya tak cukup. Ppy harus masak untuk kedua kalinya. Tapi nasi kami habis. Akhirnya kami meminta nasi di sangga sebelah. Kemudian ppy memasak dengan resep yang sama persis, kecuali nasi. Steelah jadi, adik sangga yang lain ikut makan kecuali ppy. (Entah ada apa hari pertama dan kedua ppy malas makan.). sepertinya ada sesuatu yang mereka sembunyikan. Ppy menangkap aura-aura tidak enak dari wajah adik sangga ku. Kemudian ppy bertanya pada anak-anak yang lain “bagaimana? Rasanya kurang?”. Mereka dengan kompak menjawab “rasanya sih pas kak, tapi kok nasinya keras???”. Hal ini membuat ppy kaget, kemudian ppy mencicipi satu sendok makan dan mengidentifikasi. “loh, kok keras?” ppy merasa aneh dan bertanya lagi pada ochang, tapi beliau menjawab bahwa nasi yang dia makan tadi gak keras. Kemudian ppy menyuruh mereka menyendok nasi yang di bagian bawah dan mencicipinya, mereka berkata “pas yang ini kak”. Oooooh, ppy tau sekarang! Yang bermasalah adalah nasi buatan tetangga. Ppy baru ingat, kemarin ada teman ppy yang bertanya padaku “ppy bagemana kalo nasi sudah masak?”. Kemarin juga ppy lihat cara mereka memasak nasi dengan takaran yang tidak seimbang. Ini artinya mereka tidak mencoba sebelum menghidangkan. Dan parahnya, ada gadis yang tidak tahu memasak nasi !! ya ampuuuunnnn!!!!
Oleh karena itu ppy mengambil keputusan ‘lauk boleh, tapi nasi pokoknya tidak boleh makan nasi tetangga!!!’. Ppy mengambil keputusan ini karna kebanyakan dari kami termasuk ppy sendiri adalah penderita maag. Hehehe..
Kurang lebih pukul 10.30 ppy pergi ke rumah warga untuk mandi dll. Setelah berjalan jauh, antri, dan mandi akhirnya selesai mengharuskan ppy pulang ke tenda untuk masak makan siang. Pas mau pamitan, eeehhh gyuuuurrrr hujan turun mengguyur membatalkan kepergian kami. Aduuuuuh mana ppy belum masak, mudah-mudahan tenri dan ilha masak. Hujan terus mengguyur membuat ppy kembali ke tenda ketika selesai shalat jumat. Sesampai di tenda, ppy menemukan dapur yang semalam sudah ppy atur kini porak poranda. Kompor tak lagi beraturan letaknya. Kemudian ppy menemukan tenri dan ila sedang jongkok di dekat kompor.
Poppy           : astagaaaaaaaaa!!!! Kenapa jadi begini???
Tenri & ila    : poppyyyyyyy!!!! Gara-gara kauuuuu!!! Kenapa kau pergi mandi????
Poppy           : sorry, dari tadi sy mau pulang tapi hujan jadinya berteduh dulu. Jadi kalian masak apa?
Tenri            : saya masak sayur tumis (sambil menunjukkan sayur tumis yang dihidangkan di mangkok).
Ila                  : saya masak nasi. Sorry pop tadi saya keasikan gossip makanya gosong. Sekarang tinggal dikukus. Sekarang kau yang awasi ok?
Poppy           : trus mana yang lain?
Ila                  : ada dalam tenda. Sakit !!!
Poppy           : haaaahhhhh???? (kemudian ppy masuk ke tenda) widi sakit apa dek??
Widi              : sakit kepalaku kaak. (mungkin saking terharunya hingga dia menangis).

Waduuuuh bagaimana ini? Ppy sendirian  di dapur terpaksa putar otak. Oke, menu masakan ditambah! Ppy mesti masak bubur! Tanpa pikir panjang ppy menyalakan kompor dan mulai memasak bubur racikan ppy sendiri yang biasa ppy masak di rumah ketika ada yang sakit. Setelah selesai masak, ppy langsung menyuruh adik sangga yang lain untuk makan. Yang sakit makan bubur, yang sehat makan nasi.

Tapi bubur itu. Bahkan sangga tetangga datang minta bubur buatanku gara-gara ila mempublikasi. Akhirnya buburnya habis dengan sendirinya dimakan ila dan tetangga, padahal Cuma ila yang sakit gigi. Sambil makan mereka pun mewawancarai ppy resepnya. Wahahaha, ppy jadi malu..


Sabtu, 25 September 2010

Pagi ini sarapannya tetap nasi goreng. Tetap juga ppy dibantu oleh temri & ila. Mereka membantu ppy membuat susu dan roti untuk bekal haiking. Sementara anggota sangga kami makan, tiba-tiba seorang alumni datang nebeng sarapan. Ppy langsung khawatir. Khawatir makanannya tidak enak. Khawatir kakak akan memberitahu orang lain kalau makanan buatan kami tidak enak. Oleh karena ketakutan itu, sewaktu kakak mulai mencoba makanannya, ppy duduk didepan kakak untuk menunggu komentar. Sesuap kemudian melayang ke mulutnya, haapp. Ppy takut bertanya. Ppy malu. Tapi belum ditanya, kakak bilang “wuiiiih kayak nasi goreng restoran..!”. Ppy kaget “yang benar kak?bukan sebaliknya?” tanyaku curiga. “astaga serius! Rasanya pas! Ndak kayak sangga tiiit nasinya gak ada rasanya, sangga tiiit terlalu asin, sangga tiiit terlalu banyak kecap, sangga tiiiit terlalu banyak bawangnya iiiich” tuturnya. Karena masih tak percaya ppy kemudian mengambil sendok, haaapp “iya juga ya! Hihihihi”.
Cemilan sore saya, tenri, ila, dan icha membuat es melon. Rasanya juga ueeennnaaak loh  :9 . Sampai malam pun masih segerrr. Dan sampai malam itu juga banyak yang nyari XD
Dan akhirnya tiba makan malam. Kami merencanakan untuk membuat spaghetti. Tapi karena satu hal terpaksa ditunda. Ppy mesti memasak yang lain karena ada kabar bahwa kami akan kedatangan tamu. Kembali lagi ppy harus memutar otak. Oke kami akan membuat perkedel kentang. Dan ketika dogoreng, adik sangga kami bertanya “lagi masak apa kak?”.
Dengan ragu ppy menjawab “ini perkedel kentang dek”.
Dan dengan gembiranya adek sangga ku itu bersorak “perkedel kentang? Horrreeeee……!”.
“eiiits! Ini untuk alumni! Katanya mau makan disini toh?” kataku.
Dan mereka pun nampak kecewa “yaaaah.. L”

Aduuuuh……binguuuuung!
Ichaaaaaaaaa!!!!! Toloooong..!!
Ppy lari ke tetangga sebelah untuk curhat mendadak. Ppy tak mau ada yang kecewa. Dan mereka memberi ppy sebuah pencerahan *jiaaahh#. Malam ini menu sementara perkedel kentang dkk. Kasihan sekali mereka. Mereka lalu menyantapnya tak bersisa. Tak menyisakan ppy sedikitpun. Hu hu huuu…
Waktu menunjukkan pukul 9 malam. Spaghetti tak boleh ditunda. Hal ini dikarenakan inilah menu kami yang terakhir. Dan kebetulan ada teman dan anggota sangga kami yang tak pernah mencoba makanan ini (sssst! Jangan ditertawakan!). haaargh,, alhamdulillah untuk kesekian kalinya masakanku ludess dess dess…!!! Hehehehe

Waktu menunjukkan pukul 2.00 pagi. Ini saatnya acara angkatan. Karena ini malam terakhir kami berada di bumi perkemahan. Karena insyaallah tahun depan kami tak lagi berada di Smak. Beberapa teman kami yang merasa punya masalah dengan teman yang lain ataupun teman-teman yang memang ingin mengungkapkan isi hati masing-masing berdiri di tengah kami. Suasana malam itu bisa dibilang hening dan penuh rasa persaudaraan. Masalah demi masalah diselesaikan dengan jalan maaf. Mereka berbicara batu-betul dari hati, ppy tau itu. Ppy merasa sedih malam itu. Ppy tak lagi bisa menahan air mata. Ini malam di tahun terakhir kami berkumpul bersama di perkemahan. Ppy harap komunikasi kami tetap lancar ketika kami telah menjadi alumni. Ppy harap agar nanti teman-teman ppy semuanya berhasil dan tak ada yang menganggur. Itu doa dan harapan yang ppy ucapkan dalam hati. Tiba-tiba acha pingsan kemudian ppy, ila & nanna membawanya ke tenda kabupaten. Kami menunggu acha di sana hingga ia sadar. Dan meneruskan tidur di sana hingga subuh karena tempatnya lumayan nyaman. Xixixixi..


Minggu, 26 September 2010

Hari ini perkemahan berakhir. Tetapi ini masih pagi, maka kami segera membuat sarapan. Sementara ppy masak, tiba-tiba ada informasi dari tenda kabupaten bahwa ada kemungkinan kami tidak dapat pulang karena tak ada mobil. Hal ini menjadi pukulan buat ppy, karena ini artinya ppy masih akan terpapar sinar matahari. Dan tahukah kalian apa yang adik sanggaku lakukan di dalam tenda? Mereka bersorak amat gembira karena perkemahan diperpanjang dan berkata “horeee! Ndak papaaaa! Biar seminggu lagi kita pulang ndak papa!! Ye ye ye!!”. Astagfirulah al-adzim ampuni adik sanggaku yang mulai gila ini Ya Allah. Entah apa yang membuat mereka betah berlama-lama di tempat ini.
Kegembiraan mereka lalu mengeluarkan tandukku “heeeehhh!! Siapa yang gembira?? Kenapa kau ndak mau pulang?? Tinggal saja kalian disini, saya mau pulang!!”.
Dengan lugunya mereka menjawab “kan ada kak poppy yang masak ;) . Kak sebentar siang masak apa? Bahan makanan masih ada?”
“iya masih ada! Sisa beras dengan mie instan kalian mauuu????”tanyaku dengan nada menegaskan.

Tapi tunggu dulu, kami jadi pulang hari ini. Mobil telah menunggu kami di depan. Alhamdulillah akhirnya ppy bisa bernafas dengan lega. Kami pun segera berkemas-kemas. Bahan makanan yang tidak sempat kami konsumsi kami berikan pada warga sekitar. Waktu itu ppy berikan bahan pokok pada seorang nenek yang ppy temukan. Dan yang lain kami bagikan pada ibu-ibu sekitar.

Setelah mengatur barang. Akhirnya ppy harus mengucapkan salam perpisahan pada adek sangga kami. Serta mengucapkan terima kasih pada mereka atas bantuannya selama di perkemahan.
Mereka pun berangkat. Disusul oleh tenri, ila, dan ppy yang nebeng di mobil pak hamzah. Terima kasih banyak paaak.